This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Mengaktifkan Paragraf atau <p> di Blogger

paragraph.png Kalau sobat jeli, artikel dalam blog yang menggunakan blogger tidak terdapat paragraf atau tag <p>…</p>. Paragraf paragraf di blogger hanya di batasi menggunakan line break atau tag <br/>.Selain itu, kita juga bisa menggunakan enter untuk memasukkan paragraf baru.

Menurut saya, tag <p>…</p> sangat dibutuhkan, karena kita bisa memasukkan style ke dalamnya. Misalnya saja, margin-bottom. Kita bisa menyesuaikannya sesuka hati tanpa harus mengedit line break atau tag <br/>.

<p>…</p> juga membuat artikel tampak lebih rapi. Ya, ini memang pemaksaan untuk bisa jadi alasan saja…Laughing

Untuk sobat yang ingin menampilkan tag <p>…</p>. Ikuti cara di bawah ini :

Tag <p> Manual

Cara ini tergolong lama. Kita hanya bisa mengeditnya di post editor versi HTMLnya. Caranya sebagai berikut :

  1. Buat artikel menggunakan post editor versi compose.
  2. Setelah itu, beralihlah ke versi HTMLnya. Biasanya di samping tulisan compose.
  3. Kurung semua paragraf menggunakan tag <p>…</p>.
  4. Langsung klik publish.

Perhatian

Setelah mengurung semua paragraf dengan tag <p>…</p>. Jangan pernah melihat artikel dengan versi visual/compose. Hal itu akan menghilangkan tag <p>…</p> secara otomatis.

Tag <p>…</p> Otomatis

Agar tag paragraf terbentuk secara otomatis, kita bisa menggunakan Offline Blog Editor seperti Windows Live Writer. Di dalamnya sudah terdapat fitur seperti paragraf, heading 1, 2, 3, 4, 5, 6 dan lainnya.

Ketika kita mengklasifikasikan sebuah paragraf, tag <p>…</p> akan terbentuk sendiri. Seperti di Word. Setiap sobat menekan enter, maka akan dihitung sebagai paragraf. Sebaliknya, kalau menekan tombol enter di post editor blogger, yang terbentuk hanyalah tag line break atau <br/>.

Kesimpulan

Menampilkan atau tidak menampilkan tag <p>…</p> sebagai penanda paragraf memang relatif dan opsional. Jadi, semuanya terserah sobat. Menampilkan atau tidak menampilkan tidak akan jadi masalah berat bagi blog dalam desain maupun SEO. Karena penggunaan hanya dapat dilihat jika halaman dalam versi source nya.

(gambar : Laurenmanning)

Jangan Pernah Edit Tanggal Postingan

Info ini saya dapatkan di salah satu forum indonesia. Untuk terjun langsung bisa ke link ini. Di thread tersebut di jelaskan bahwa dengan mengedit tanggal postingan maka permalink artikel tersebut bisa berubah dan akan terjadinya penurunan posisi artikel di SERP. Sebelumnya, permalink adalah link artikel. Sebagai contoh, bisa langsung lihat di bawah ini :
http://kupas-ampas.blogspot.com/2013/02/jangan-pernah-edit-tanggal-postingan.html 
Diatas adalah salah satu contoh permalink. Tepatnya permalink untuk artikel yang sedang sobat baca sekarang. Perhatikan tulisan yang berwarna merah, disitu tertulis jelas bahwa itu adalah bulan dan tahun terbitnya artikel. Seperti kasus dalam thread, TS ingin mengubah bulan di artikel yang lama agar blognya terlihat lebih fresh. Namun yang terjadi setelahnnya, adalah penurunan posisi artikel di SERP.

Setelah diubah bulan permalink artikel bisa menjadi
http://kupas-ampas.blogspot.com/2013/01/jangan-pernah-edit-tanggal-postingan.html 

Bagaimana bisa turun?

Singkat saja, bagaimana kalau suatu blog diganti ganti templatenya? Maka sebagian pakar SEO akan menjawab turunnya SEO di mata google. Dalam kata lain, posisi SERP akan turun. Menurut saya, template blog seperti permalink untuk artikel. Jadi, apa yang terjadi jika permalink di ubah ubah? I think you got your own answer!

Efek lain setelah mengubah permalink, adalah errornya link link internal yang telah sobat pasang di artikel lain. Misalnya saja ada artikel B yang menautkan link internal ke artikel A dengan tanggal A1. Kemudian kita mengubah bulan artikel A dengan tanggal A2. Kemudian visitor artikel B ingin melihat link internal yang kita tanamkan yaitu artikel A dengan tanggal A1. Apa yang terjadi ketika link yang diklik tidak cocok padahal hanya karena beda bulan. Link tersebut error dan google tidak melihat itu sebagai internal link namun melihatnya sebagai broken link. Dan tahukah anda? Google tidak suka broken link!


Kesimpulan
Simple saja, jangan pernah merubah tanggal postingan.

Update: Dapat pencerahan dari forum link bersangkutan. Katanya itu hanya bug. Jadi permalink berubah karena waktu disave malah error.

Apa Saja Syarat Template SEO?

Optimasi SEO memang tak ada habisnya. Salah satu cara yang mungkin dilakukan oleh blogger adalah dengan mengoptimasi template agar menjadi lebih SEO. Atau mungkin sebagian langsung mendownload template SEO yang sudah jadi atau siap pakai. Kadang ada juga blogger blogger yang rela membayar agar memperoleh template SEO. Sebenarnya mengoptimasi SEO bisa terbilang mudah. Asal kita tahu caranya. Tutorial optimasi template sudah banyak ada di internet. Kita tinggal melihat, mempelajarinya dan langsung action. Sekarang yang kita perlukan adalah indikatornya. Apakah ini sudah optimasi atau tidak? Apakah bagian template ini sudah cukup? atau perlu optimasi lagi?. Simplenya kita sebut itu sebagai ciri ciri.

1. SEO Itu Putih?

Entah apa yang mempengaruhi template developer untuk blogspot. Kebanyakan dari mereka membuat template SEO, dan kebanyakan dari template SEO itu putih. Entah apa alasannya. Namun template warna putih seolah sudah menjadi lambang SEO.
"SEO itu Putih"
Pemilihan warna untuk blog memang sangat penting. Warna bisa mempengaruhi kemampuan membaca atau readability suatu bacaan. Memang bukan hanya warna, tetapi juga jenis tulisan spasi dan lain lain. Mungkin karena itulah kebanyakan template SEO itu berwarna putih. Selain itu, jika ingin background warna putih, kita tidak harus menulis CSS backgroundnya dengan catan tidak element dengan background warna selain putih di belakangnya. Hal ini tentu saja mengurangi size dari CSSnya. Meskipun hanya 0.000001 kb (he..he..). 

Memang pemilihan warna putih juga mempunyai kerugian. Salah satunya apabila kita membaca artikel dengan background warna putih di malam hari atau saat cahaya tidak terlalu terang. Saat itulah mata akan terasa lelah, berair dan mengantuk.

2. Loading Cepat

Yang ini sudah pasti. Google menyukai blog atau web dengan loading cepat. Web dengan loading yang cepat lebih SEO. Cara cara seperti menghindari flash , gambar yang besar, terlalu banyak pernak pernik widget sudah bisa mempercepat loading blog. 
Simak Juga:
Jadi, intinya dengan mengurangi elemen tidak perlu sudah cukup untuk mempercepat loading blog. Ingat, less is more.

3. Heading Dinamis

Penggunaan heading tag secara dinamis atau berubah ubah termasuk salah satu syarat dan cara untuk mendongkrak SEO. Tujuan penggunaan heading dinamis agar tag heading (h1,h2,h3,h4,h5,h6) berubah menurut jenis halaman yang sudah dibuka atau sesuai dengan kondisi. Simak salah satu contoh berikut:
Kalau yang dibuka halaman homepage atau halaman depan, maka judul blog memakai h1, dan judul posting memakai h2. Hal ini dimaksudkan karena h1 itu sangat kuat untuk SEO. Tetapi, kalau yang dibuka halaman artikel, maka judul posting memakai h1, dan judul blog memakai h2. Karena yang akan dioptimasi adalah posting agar tampil di #1 Google
Ingat, dalam satu halaman hanya boleh 1 tag H1, sedangkan H2 boleh banyak. Inilah kenapa H2 dipakai untuk judul artikel pada halaman homepage ( h2 boleh banyak ) dan H1 dipakai untuk judul blog ( h1 hanya boleh 1 setiap halaman web ) karena judul blog sudah pasti hanya satu yaitu di header. Berbeda dengan judul posting di halaman homepage, bisa banyak..banyak..banyak sekali.

Untuk caranya bisa langsung ke bawah sini :

4. Punya Breadcrumbs

Breadcrumbs adalah asal postingan kita. Maksudnya, seperti jalan untuk bisa mencapai postingan tersebut. Di dalam breadcrumb tertera label dari postingan tersebut. Lihat contoh di bawah ini
Home >> SEO >> Tips SEO 2013

Biasanya breadcrumb terdapat di atas judul artikel. Di posting ini juga terdapat breadcrums, terdapat di atas judul artikel juga. Breadcrumbs yang dimaksud harus bisa diindex google. Artinya, breadcrums atau label dari posting tersebut tampil di artikel pada halaman pencarian.
Cara membuat breadcrumb yang diindex google:

  • Login ke dashboard >> Template >> Edit HTML
  • Cari <b:includable id='main' var='top'>  dan tempatkan kode dibawah ini diatasnya.


<b:includable id='breadcrumb' var='posts'>

<b:if cond='data:blog.homepageUrl != data:blog.url'>

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;static_page&quot;'>

<div class='breadcrumbs'><span><a expr:href='data:blog.homepageUrl' rel='tag'>Home</a></span> &#187; <span><data:blog.pageName/></span></div>

<b:else/>

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>

<!-- breadcrumb for the post page -->

<b:loop values='data:posts' var='post'>

<b:if cond='data:post.labels'>

<div class='breadcrumbs' xmlns:v='http://rdf.data-vocabulary.org/#'>

<span typeof='v:Breadcrumb'><a expr:href='data:blog.homepageUrl' property='v:title' rel='v:url'>Home</a></span>

<b:loop values='data:post.labels' var='label'>

<b:if cond='data:label.isLast == &quot;true&quot;'>

 &#187; <span typeof='v:Breadcrumb'><a expr:href='data:label.url' property='v:title' rel='v:url'><data:label.name/></a></span>

</b:if>

</b:loop>

 &#187; <span><data:post.title/></span>

</div>

<b:else/>

<div class='breadcrumbs'><span><a expr:href='data:blog.homepageUrl' rel='tag'>Home</a></span> &#187; <span>Unlabelled</span> &#187; <span><data:post.title/></span></div>

</b:if>

</b:loop>

<b:else/>

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;archive&quot;'>

<!-- breadcrumb for the label archive page and search pages.. -->

<div class='breadcrumbs'>

<span><a expr:href='data:blog.homepageUrl'>Home</a></span> &#187; <span>Archives for <data:blog.pageName/></span>

</div>

<b:else/>

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;index&quot;'>

<div class='breadcrumbs'>

<b:if cond='data:blog.pageName == &quot;&quot;'>

<span><a expr:href='data:blog.homepageUrl'>Home</a></span> &#187; <span>All posts</span>

<b:else/>

<span><a expr:href='data:blog.homepageUrl'>Home</a></span> &#187; <span>Posts filed under <data:blog.pageName/></span>

</b:if>

</div>

</b:if>

</b:if>

</b:if>

</b:if>

</b:if>

</b:includable>

<b:includable id='main' var='top'>

<b:include data='posts' name='breadcrumb'/>


  • Cari ]]></b:skin> dan tempatkan kode ini diatasnya

.breadcrumbs{padding5px;margin:5px;font-size:12px;border1px dotted #ccc;}

Kesimpulan
Ada banyak cara yang dilakukan agar template menjadi SEO. Selain template, sobat juga harus memikirkan SEO dari artikel, keyword density, mengganti title agar dinamis dan lain lain. Setelah itu semua, baru mulai untuk monetisasi blog tersebut.

Mengenal Pengkondisian Di Blogspot

Sesuai dengan posting sebelumnya, yaitu tentang pengoptimasian title agar lebih SEO, kita akan mencoba belajar tentang pengkondisian di blogspot, dalam bahasa kerennya disebut if tag. Fungsinya, untuk menandai agar "A1" dieksekusi jika syaratnya terpenuhi yaitu "A". Bingung kan?. Misalnya, "jika yang sekarang dibuka adalah 'A', maka eksekusi 'A1' jika tidak maka jangan eksekusi". Contoh sederhananya sudah tertera di artikel tentang optimasi title agar lebih SEO. Salah satunya adalah tampilkan judul blog (contoh A1) jika yang dibuka adalah halaman homepage (contoh A).

Selain untuk title, penggunaan if tag juga bisa untuk menampilkan widget hanya di homepage. Atau menghilangkan sidebar jika yang dibuka oleh pengunjung adalah halaman artikel. Tujuan if tag agar blog tersebut lebih dinamis. Berikut adalah beberapa kode pengkondisian di blogspot.

Menampilkan 'kode' jika yang dibuka halaman homepage

<b:if cond='data:blog.url == data:blog.homepageUrl'>
Kode yang mau ditampilkan
</b:if>
Contoh URL : http://kupas-ampas.blogspot.com

Menampilkan 'kode' jika yang dibuka selain halaman homepage

<b:if cond='data:blog.url != data:blog.homepageUrl'>
Kode yang mau ditampilkan
</b:if>

Menampilkan 'kode' jika yang dibuka halaman posting

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
Kode yang mau ditampilkan
</b:if>
Contoh URL : http://kupas-ampas.blogspot.com/2013/01/langkah-pertama-memonetisasi-blog-baru.html

Menampilkan 'kode' jika yang dibuka selain halaman posting

<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
Kode yang mau ditampilkan
</b:if>

Menampilkan 'kode' jika yang dibuka halaman statis

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;static_page&quot;'>
Kode yang mau ditampilkan
</b:if>
Contoh URL : http://kupas-ampas.blogspot.com/p/daftar-isi-sitemap-kupas.html

Menampilkan 'kode' jika yang dibuka selain halaman statis

<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;static_page&quot;'>
Kode yang mau ditampilkan
</b:if>

Menampilkan 'kode' jika yang dibuka halaman Label

<b:if cond='data:blog.searchLabel'>
Kode yang mau ditampilkan
</b:if>
Contoh URL : http://kupas-ampas.blogspot.com/search/label/SEO

Menampilkan 'kode' jika yang dibuka halaman arsip

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;archive&quot;'>
Kode yang mau ditampilkan
</b:if>
Contoh URL : http://kupas-ampas.blogspot.com/2012_12_01_archive.html

Menampilkan 'kode' jika yang dibuka selain halaman arsip

<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;archive&quot;'>
Kode yang mau ditampilkan
</b:if>

Menampilkan 'kode' jika yang dibuka halaman error 404

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;error_page&quot;'>
Kode yang mau ditampilkan
</b:if>
Contoh URL : http://kupas-ampas.blogspot.com/p/errorpage404.html

Menampilkan 'kode' jika yang dibuka selain halaman error 404

<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;error_page&quot;'>
Kode yang mau ditampilkan
</b:if>

Menampilkan 'kode' jika yang dibuka halaman pencarian

<b:if cond='data:blog.searchQuery'>
Kode yang mau ditampilkan
</b:if>

Menampilkan 'kode' jika yang dibuka halaman artikel tertentu

<b:if cond='data:blog.url == &quot;URL HALAMAN TERTENTU&quot;'>
Kode yang mau ditampilkan
</b:if>

Menampilkan 'kode' jika yang dibuka selain halaman artikel tertentu

<b:if cond='data:blog.url != &quot;URL HALAMAN TERTENTU&quot;'>
Kode yang mau ditampilkan
</b:if>

Menampilkan 'kode' jika yang dibuka halaman index

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;index&quot;'>
Kode yang mau ditampilkan
</b:if>
Halaman index adalah semua halaman selain halaman posting.
Catatan:
Yang perlu diingat di dalam tag kondisional terdapat pengecualian. Pengecualian ini dilambangkan dengan "!=" tanpa tanda kutip. Tanda pengecualian tersebut juga bisa dibaca selain. Artinya jika didalam tag kondisional untuk homepage terdapat tanda pengecualian. Maka kode tersebut dibaca selain homepage. Artinya, objek atau tag HTML yang ada didalam kode kondisional diaktifkan atau dimunculkan jika halaman yang sedang aktif bukan halaman Homepage (bisa jadi halaman artikel, archive dan lain lain). Contoh penggunaan if tag seperti: 1. Tidak menampilkan sidebar jika di halaman posting;2.Menampilkan related article linkwithin jika di halaman posting.3. dan lain lain :D

Kesimpulan
If tag atau pengkondisian di blogspot sangat berguna. Dengan menggunakan pengkondisian, sebuah blog menjadi dinamis. Singkat kata, why don't give it a try??

Perkuat SEO dengan Mengganti Title

Memperbaiki title blog juga bisa mempengaruhi SEO. SEO tidak suka title blog yang terlalu panjang. Bukan hanya title blog, namun juga title posting sobat. Kali ini kita akan mencoba meningkatkan SEO dengan memperbaiki title di blog kita. Pertama tama, saya jelaskan terlebih dahulu title yang saya maksud adalah title yang terletak di tab browser. Coba saja arahkan mouse sobat ket tab browser yang sedang aktif, maka akan muncul title. Title ini terletak di antara tag HTML, yaitu tag <title>..</title> Dan tag <title>..</title> ini terletak di antara <head>..</head>.Sekarang,saya jelaskan terlebih dahulu apa saja yang bisa kita lakukan agar title blog menjadi lebih baik dan SEO. Ada 2 hal, mengecilkan jumlah karakter judul posting atau artikel dan juga judul blog, kemudian mengganti karakter <title> yang biasanya ada panjang saat kita membuka posting atau halaman. Saya jelaskan terlebih dahulu yang kedua.

Cobalah sobat hover mouse ke tab browser yang sedang aktif sekarang, maka akan terlihat judul artikel ini bukan. Namun, bagaimana jika sobat membuka halaman homepage blog ini maka di tab browsernya akan terlihat judul blog saja. Artinya, jika di artikel maka titlenya adalah judul artikel, namun jika di homepage maka titlenya adalah judul blog. Menjaga tetap seperti di atas bisa berdampak pada SEO. Kenapa? Dengan menjaga seperti diatas, maka titlenya tidak terlalu panjang dan SEO tidak suka title yang melebihi dari 71 karakter. Disini bukan title atau judul posting yang biasanya sobat edit di post editor melainkan title yang ada di tab browser. Walaupun, akhirnya judul artikel juga mempengaruhi title halaman karena judul artikel juga bisa mempengaruhi title pada saat yang dibuka adalah halaman artikel.

Cara merubah title agar SEO friendly adalah dengan menggunakan tag if yang ada di blogspot. Tag if adalah tag yang digunakan agar kode didalamnya di eksekusi ketika
jika'nya terpenuhi. Dalam hal ini, 'jika'nya itu adalah halaman posting. Perhatikan kode di bawah ini:
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
...............................
</b:if>
Secara bahasa, kode tersebut bisa dibaca sebagai "jika yang dibuka halaman item/artikel/posting, maka tampilkan kode titik titik. Karena yang ingin kita rubah adalah title yang ada di tab browser, maka kita akan menempatkan title di dalam titik titik tadi. Contohnya seperti ini:

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<title><data:blogpageName/></title>
</b:if>
Secara bahasa, maka kode tersebut dibaca 'jika yang dibuka adalah artikel/posting maka di titlenya isi dengan judul post/artikel'. Jadi kalau judul post sobat 'Memperbaiki title agar seo', maka di tab browser, akan tampak 'Memperbaiki title agar seo' juga.

Lalu bagaimana jika yang dibuka bukan halaman artikel, melainkan homepage, halaman label, halaman archive? Tenang, itulah gunanya <b:else>.Tag tersebut bisa dibaca 'jika bukan maka'. Dan kodenya akan jadi seperti ini:

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<title><data:blog.pageName/></title>
<b:else>
<title><data:blog.pageTitle/></title>
</b:if>
Kode tersebut dibaca 'jika yang dibuka halaman artikel, maka di titlenya isi dengan judul artikel, jika bukan maka di titlenya isi dengan judul halaman yang sedang dibuka + judul blog. Jadi, jika yang sedang dibuka adalah halaman label "SEO", maka di titlenya tampak "Judul blog : SEO". Dipisah menggunakan tanda titik dua.

Apa Beda PageTitle dan PageName?

Singkat saja, semoga dibawah ini bisa menjelaskan.
<data:blog.pageName />  hanya judul halaman yang sedang dibuka.
<data:blog.pageTitle />judul blog ditambahakan judul halaman yang sedang dibuka.

Dimana Meletakkannya?

Hapus dulu <title> yang lama, atau jika ingin mudah letakkan saja tepat di bawah tag <head> di EDIT HTML template sobat.

Apa Ada Guna Lain?

Ada, kita bisa mengakalinya misalnya menampilkan meta tag hanya untuk homepage blog atau hanya untuk label, archive dan lain sebagainya. Caranya, tinggal tambahkan saja meta tag di bawah title. Hasilnya akan seperti ini:
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<title><data:blog.pageName/></title>
<!---disini meta tag untuk item--->
<b:else>
<title><data:blog.pageTitle/></title>
</b:if>
Jika sobat ingin meta tag untuk homepage, langsung buat if baru dengan ganti if untuk homepage. Misalkan seperti di atas, ganti item yang ada di b:if nya dengan index. Posting selanjutnya akan ada if tag untuk blogger.

Hasil Akhir

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<title><data:blog.pageName/></title>
<!---disini meta tag untuk item--->
<b:else>
<title><data:blog.pageTitle/></title>
</b:if>
Tempatkan di bawah <head>

Apakah Saya Memerlukan Ini?

Cek di posting. Caranya buka salah satu artikel blog sobat dan lihat title yang ada di tab browsernya, kalau masih ada embel embel nama blog, maka ganti. Kalau tidak ada, tidak usah. Bagi yang nama blognya tidak terlalu panjang, tidak ganti juga tidak masalah.

(gambar dari :searchengineland.com)

Memperkuat SEO dengan Mengganti Bold ke Strong


Salah satu cara mempertegas keyword adalah dengan memiringkan, menggarisbawahi ataupun menebalkan. Khusus kali ini kita akan mempelajari mempertegas keyword dengan cara menebalkan. Saya rasa semua blogger maupun newbie seperti saya tahu bahwa menebalkan itu menggunakan bold. Tak hanya di blogger editor, di microsoft word pun kita sering melihat tulisan bold atau tulisan yang tebal. Namun, kali ini kita akan mengoptimasi tulisan bold itu menjadi lebih SEO, bukan dengan cara lebih menebalkan atau 2x bold tapi dengan cara mempertegas keyword.

Keyword Bold < Keyword Strong

Tahukah anda, selain menebalkan keyword, memberi tag khusus pada keyword juga bisa mempertegas keyword tersebut sehingga akan mendongkrak artikel agar tampil di halaman 1 google. Kalau biasanya sobat menggunakan teks tebal (bold) untuk keyword maka gantilah teks tebal (teks dengan tag bold) dengan teks strong (teks dengan teks strong). Berikut ini adalah perbandingan antara teks bold dan teks strong

Hello I am Bold
Hello I am Strong

Secara visual, memang tak tampak perbedaan antara strong maupun bold. Nyaris sama. Tapi tidak untuk ketegasan keyword. Keyword dengan tag strong lebih tegas dari pada keyword bold.

Cara Cepat Mengganti Keyword Bold ke Strong

Sebagian blogger mungkin mengeluh saat mengganti bold ke strong memakan waktu yang lama. Tidak mungkin untuk menggantinya satu persatu. Namun, kita akan tinggalkan cara itu. Dengan menggunakan trik ini sobat bisa menghemat waktu.
  1. Setelah menulis artikel, tebalkan kata yang ingin diberi tag strong. Setelah itu, pilih mode HTML di post editor sobat.
  2. Salin semua yang ada di mode HTML, kemudian buka notepad.
  3. Pastekan kode HTML yang telah di salin tadi.
  4. Lalu tekan CTRL + H.
  5. Di kolom find what, tuliskan <b>, dikolom replace with tuliskan <strong>, centang match case lalu klik replace all.
  6. Setelah itu, hapus tulisan di kolom find what lalu tuliskan </b>, hapus tulisan di kolom replace lalu ganti dengan </strong>, dan klik replace all.
  7. Lalu tutup kotak dialog replace.
  8. Salin semua kode yang ada di notepad sekarang.
  9. Pastekan di post editor mode HTML.
  10. Done..
Tips : 
  • Jika dalam satu artikel ada 2 tag, ada yang teks bold dan ada yang strong. Maka, tebalkan dulu teks yang ingin diubah menjadi strong. Setelah itu ikuti cara di atas. Kemudian baru tebalkan teks yang tidak diingankan menjadi strong. 
  • Sebelumnya pastikan artikelnya terlebih dahulu tidak ada tulisan <bold> atau </bold> (bukan teks dengan tag bold) dan <strong> atau </strong> (bukan teks dengan tag strong). Kalau ada, maka dengan menggunakan cara di atas, semua tulisan (benar benar tulisan, bukan html ataupun teks dengan tag tersebut.) akan diganti. Bisa juga diakali dengan menggunakan find next dan replace di notepad.
  • Pastikan sobat mencentang Tunjukkan HTML apa adanya di settingan artikel.
  • Jika muncul cannot find "bla bla bla". Klik terlebih dahulu di kata pertama artikel.
Semoga tips SEO dengan mengganti bold ke strong ini bisa membantu.

Mengetahui Kode HTML Yang Ada di Elemen Blog

Menyambung dengan artikel Mengedit Tampilan Widget Blogger Berbeda Beda yang sudah di posting beberapa hari yang lalu, kali ini saya akan mencoba menjelaskan poin yang belum jelas yaitu pada edit CSS bagian title widget, yang abu abu antara h2 dan h3. Nah, kali ini kita akan mencoba mengupas sebenarnya apakah abu abu lebih ke hitam atau lebih ke putih.

Mengetahui tag yang terdapat pada title widget sangatlah penting, kenapa?? Tentu saja dengan mengetahuinya, maka kita akan bisa mengkostumisasikannya sesuka hati. Tag benar, CSS benar :D. Cara di bawah ini akan sangat membantu, bukan hanya untuk title widget, juga bisa untuk elemen elemen lain pada blog sobat. Sebelumnya, untuk permulaan silahkan sobat membaca artikel ini.

Untuk menentukan tag yang tepat sebenarnya sangat mudah, sobat hanya memerlukan firebug atau developer ekstension. Cara ini saya khususkan untuk browser Google Chrome. Namun, jika ada yang ingin untuk browser lain, bisa komen di kotak komentar. Lagi mau lihat pasar dulu :D

Disini saya akan contohkan untuk melihat tag pada title widget. Pertama yang harus sobat lakukan, adalah membuka ini. Kemudian tekan CTR: + SHIFT + I. Setelah itu, akan muncul seperti ini.
Kemudian sobat arahkan kursor ke bagian bawah sebelah kiri. Sehingga hasilnya akan seperti ini.
Kemudian arahkan ke title widget hingga muncul seperti ini.
Kemudian lihat di bagian bawah layar, maka akan terlihat kode html kurang lebih seperti ini.
Maka, dengan begitu dapat disimpulkan bahwa title widget blog menggunakan kode H3. Dengan begitu maka konfigurasi CSSnya menjadi seperti ini
.sidebar h3 {
...................
}
Kemudian cari kode ini di CSS sobat, atau buat baru jika tidak ada. Dan konfigurasikan sesuka hati. Dan, selamat tahun baru 2013 besok :D

Mengedit Tampilan Widget Blogger Berbeda Beda

Mengedit widget sekaligus pada blogspot mungkin bagi sobat masih terbilang mudah, namun bagaimana jika widget yang diedit berbeda satu sama lain. Tentu kedengarannya tidak terlalu mudah, kan? Nah, yang akan kita coba bahas kali ini adalah bagaimana caranya agar tampilan setiap widget bisa berbeda.

Memang ada manfaatnya..??

Pernahkah sobat melihat blog yang bergaya magazine atau yang lebih dikenal di kalangan blogger sebagai blogazine. Sedikit mengupas ampas terlebih dahulu, blogazine adalah gaya blog yang mengedepankan design atau keindahan setiap posting dan tentunya..berkualitas. Setiap posting atau artikel dibuat berbeda. Untuk apa?? itulah konsep blogazine. 

Masih belum ngerti nih..??

Pernahkah sobat membaca majalah..?? Setiap artikel yang ada pada majalah dibuat semenarik mungkin dengan gaya berbeda setiap artikelnya. Begitu juga dengan blogazine, blogger blogazine membuat artikelnya semenarik mungkin dengan gaya berbeda dari setiap artikel. Dengan ini, blog tidak terlihat monoton. Akibatnya, pembaca akan kembali lagi ke blog tersebut untuk melihat artikel kreatif selanjutnya. Pembaca dibuat kagum oleh empunya blog. Saya sendiri juga kagum terhadap beberapa blog bergaya blogazine, seperti salah satu artikel dari smashing magazine, sobat bisa lihat di sini.

Lalu, bagaimana caranya..??

Sebelumnya, sobat harus mengerti terlebih dahulu. Ini penting bagi pemula seperti saya. Setiap elemen harus ( lebih tepat sebaiknya ) mempunyai pengenal. Sama seperti kita di dunia nyata, seperti KTP atau Kartu Pelajar. Dengan pengenal itulah kita bisa mengenali yang mana A dan yang mana B. Sehingga, kita bisa memodifikasi ( dalam dunia nyata, kita misalkan memanggil ) salah satu elemen tanpa harus menganggu elemen yang lain. Kita bisa memodifikasi A tanpa menggangu B. Inilah hal yang sangat penting untuk kita ketahui. Walaupun diatas telah disebutkan bahwa setiap elemen seharusnya mempunyai pengenal, namun tak ditutup kemungkinan ada elemen yang tidak mempunyai pengenal. Istilahnya imigran gelap :D.

Tapi, tenang saja, setiap widget yang ada di blog berbasis blogspot secara otomatis telah terbentuk pengenalnya. Nah, pengenal itu sekarang yang akan kita manfaatkan. Sekarang tugas sobat adalah mengetahui pengenal tersebut. 
  1. Pertama, login ke blogger.com, lalu pilih tab template
  2. Kemudian, pilih edit html
Disini bagian pentingnya. Sobat harus bisa menemukan pengenal dari widget sobat. Biasanya akan seperti ini:
<b:widget id='Label1' locked='false' title='Kategori Blog' type='Label'/>
<b:widget id='LinkList1' locked='false' title='Link Sobat' type='LinkList'/>
Kalau sobat kesulitan mencarinya, gunakan title widgetnya, misalnya seperti di atas, yaitu Kategori Blog dan Link Sobat. Gunakan CTRL + F untuk pencarian.

Setelah menemukan pengenalnya ( id atau class ) seperti diatas, contohnya Label1 dan LinkList1, maka sekarang kita tinggal mengedit CSSnya. Sebelumnya, catat dulu id yang ingin diubah, misalnya di sini saya simpulkan yaitu widget dengan title Kategori Blog dengan pengenal ( id ) Label1. Catatnya harus sama persis, hurufnya, besar kecilnya.

Kemudian kita harus mengedit CSSnya. Temukan kode ]]></b:skin>
 dengan menggunakan CTRL + F. Setelah itu, tepat di atasnya pastekan kode di bawah ini
#Label1
{
......
}
Sebelumnya, pastikan tulisan id nya sama persis, tidak ada huruf yang kebalik, besar kecil hurufnya harus sama. Gunakan tanda # untuk mengawali id.

Kemudian terserah sobat mau memodifikasi bagaimana.. Contohnya sebagai berikut..
#Label1
{
background : red ; /* ini untuk mengatur warna background (lebih jelas lihat di sini ) */
/* tambahkan kode yang sobat suka */

}
#Label1 h2 /* untuk title widget, h2 atau h3 tergantung dari template sobat, cara melihat bisa disini */
{
margin-left : 10px ; /* mengatur batas antara pinggir widget dengan title widget */
/* tambahkan kode yang sobat suka */

}

TIPS

  • Kalau widget tidak dipakai lagi, hapus kode CSSnya.

Yang lainnya bisa dikreasikan sendiri, tidak mungkin menyebutnya satu persatu..:D
Semoga tips kali ini bisa membantu sobat yang lagi gemar gemarnya edit template .. Have a nice day.. :D 

Apa itu Keyword Density?

Sesuai dengan posting sebelumnya yaitu mengenai keyword density. Keyword Density adalah salah satu hal yang patut diperhatikan oleh para blogger dalam meningkatkan SEO dari blognya. Keyword Density adalah jumlah percent keyword yang ada dalam artikel maupun halaman utama blog. Cara mencari Keyword Density adalah sebagai berikut.
Jumlah pengulangan keyword/total kata di seluruh halaman*100= Keyword Density
Jadi, misalkan sobat menulis sebuah artikel dengan jumlah pengulangan keyword A sebanyak 10 kali sedangkan total kata di halaman tersebut 100 kata, maka keyword density yang ada di halaman tersebut A=10%.

Lalu, bagaimana keyword density yang SEO?

Keyword yang baik adalah keyword yang tidak berlebihan, bukan? Keyword density yang baik adalah tidak lebih dari 5%. Jadi, jika total pada suatu halaman itu 100 kata, maka jumlah pengulangan keyword maksimal adalah 5. Keyword Density berbeda beda setiap search enginenya. Jadi, tidak ada tolak ukur yang pasti untuk maksimalnya keyword density. Ada yang mengatkan 5%, 4% atau bahkan 7%.Perlu diingat bahwa yang dihitung adalah pengulangan keyword termasuk keyword itu sendiri, bukan jumlah keyword.

Dari mana saya bisa tahu?

Sobat bisa memprediksikan kata apa yang paling banyak dimuat dalam artikel sobat dan hitung pengulangannya, kemudian lihat total kata dengan menyalinnya ke Microsoft Word, setelah itu hitung dengan rumus di atas. Ada cara yang lebih mudah jika cara diatas terlalu sulit dan lama.

1. Hal pertama yang harus sobat lakukan mengklik link ini
2. Masukkan url artikel sobat
3. Isi captcha
4. Tekan Submit

Jadi, saat membuat artikel, lihat kata terbanyak yang digunakan, kemudian analisa apakah terlalu banyak atau sedikit. Jika sudah terlalu banyak, tambahkan kata kata pada artikel sobat. Kalau sudah terlanjur dibuat, bisa cek dengan cara di atas. Semoga cara mengecek keyword density di atas dapat membantu sobat.

Cara Memilih Niche ( Topik ) Blog yang Baik

niche, blog
Sebelum mudik, ada baiknya sobat mengetahui arah dan tujuannya. Begitu juga dengan nge-blog, sebelum memulai blogging, ada baiknya sobat mengetahui dulu kemana arah blog sobat. Arah dan tujuan dalam blog disebut niche atau topik blog. Banyak sekali topik blog yang bisa sobat pilih:tips blogspot;tips seo;dll.

Yang kita bahas kali ini adalah bagaimana memilih niche atau topik website yang sesuai sehingga blog tidak berhenti atau bosan di tengah karir blog. Berikut beberapa faktor pertimbangan agar bisa memilih niche website secara tepat dan baik.

#1 Pilih Sesuai Minat, Bakat, dan Hobby
Salah satu cara paling ampuh dan terbaik yaitu memilih apa yang kita sukai. Niche yang dipilih berdasarkan keadaan pribadi. Misalnya hobby, minat, atau bakat sobat secara personal. Kalau sobat suka bermain futsal, maka niche sobat bisa:trik bermain futsal; taktik futsal dan lain lain. Dengan memilih niche berdasarkan kenyataan dan bakat, sobat tidak akan merasa bosan dan jenuh.

#2 Gunakan Keyword Tool
Satu cara tambahan untuk menentukan niche blog adalah dengan menggunakan tool atau jasa pencarian keyword. Dengan keyword tool, sobat bisa melihat keyword keyword yang sedang trend dan populer. Sobat juga bisa mengetahui keyword keyword yang paling banyak dicari. Beberapa jasa keyword yang bisa sobat pakai bisa dilihat di bawah ini:
#3 Pilih Niche yang Punya Prospek Tinggi
Syarat terbaik memilih niche adalah yang berprospek cerah tapi dengan kompetisi yang sedikit. Prospek disini yang dimaksud adalah yang banyak dicari di search engine. Tapi menemukan niche dengan syarat diatas, kemungkinannya sangat kecil. Biasanya niche yang mempunyai kompetisi yang tinggi adalah niche yang berprospek tinggi. Prospek berbanding lurus dengan kompetisi.

#4 Pilih Niche non-Musiman
Niche yang dipilih sebaiknya yang bukan musiman. Niche yang dipilih bukan niche yang hanya populer karena kondisi tertentu. 

Niche atau keyword adalah salah satu elemen penting dalam membangun sebuah blog. Membuat blog dan mempopulerkannya membutuhkan proses dan kesabaran. Membangun blog harus disertai dengan perencanaan yang matang.

Semoga artikel memilih niche ini bisa membantu sobat dalam membangun blog.